KEMAMPUAN ADAPTASI MASYARAKAT DI PERMUKIMAN KUMUH TERHADAP BANJIR ROB : STUDI KASUS KELURAHAN KEMIJEN KOTA SEMARANG

Dessy Febrianty, FX. Hermawan Kusumartono

Abstract


Salah satu lokasi hunian di bagian timur Kota Semarang yang cukup fenomenal adalah Kelurahan Kemijen. Di kelurahan tersebut, terdapat sebuah permukiman yang masuk dalam kategori kumuh. Secara historis bertalian erat dengan pelbagai perusahaan, pusat perdagangan, dan industri yang tumbuh di sekitarnya yang memiliki hubungan dalam menopang pertumbuhan permukiman tersebut. Secara historis pula banjir rob menjadi langganan yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi aktifitas sosial ekonomi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor sosial ekonomi yang menopang kehidupan masyarakat dikaitkan dengan kemampuan adaptasi masyarakat terhadap banjir rob. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melalui metode ini diharapkan dapat diperoleh gambaran riil tentang kehidupan masyarakat serta bagaimana mereka beradaptasi terhadap kondisi lingkungan mereka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan kajian literatur. Sedangkan Analisis data dilakukan dengan empat tahap, yaitu tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kemampuan adaptasi masyarakat di permukiman kumuh Kemijen didukung oleh munculnya berbagai kegiatan ekonomi (usaha subsisten dan shadow ekonomi), kedekatan dengan tempat kerja, mudahnya akses serta kekuatan organisasi sosial (organisasi bentukan pemerintah, organisasi luar, dan organisasi bentukan masyarakat lokal) yang membantu keberlangsungan kehidupan warga. Hal-hal tersebut yang menyebabkan mereka bertahan di lokasi ini.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.