PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN BENDUNGAN: STUDI KASUS BENDUNGAN JATIGEDE, BENDUNGAN CIPANAS DAN BENDUNGAN PIDEKSO

Bangkit Aditya Wiryawan, Suryawan Setianto

Abstract


Pembangunan Bendungan seringkali terkendala permasalahan sosial yang tidak jarang menimbulkan konflik vertikal terbuka antara masyarakat dengan pemerintah. Di sisi lain, dalam RPJMN 2015-2019 pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 49 Bendungan baru untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, energi, dan lainnya. Untuk mempercepat program tersebut, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap upaya penanganan dampak sosial pembangunan Bendungan. Tulisan ini berupaya menggambarkan bagaimana persepsi masyarakat terhadap pembangunan Bendungan dengan mengambil contoh kasus Bendungan yang sudah terbangun dan Bendungan yang masih dalam tahapan perencanaan. Pengambilan data penelitian dilakukan melalui survey lapangan terhadap warga Jatigede (75 responden), warga Cipanas dan warga Pidekso (90 responden). Hasil penelitian menujukkan bahwa persepsi negatif lebih tinggi pada Bendungan yang telah terbangun dibandingkan pada Bendungan yang masih dalam perencanaan. Untuk mengurangi persepsi negatif pembangunan bendungan, diperlukan pendekatan grounded dan tidak berjarak, disertai dengan perencanaan program-program pemukiman kembali secara layak dan berkelanjutan.

Keywords: bendungan, dampak sosial, persepsi, relokasi  


References


BUGALSKI, N., & PRED, D. 2013. Safeguarding Tenure: Lessons from Cambodia and Papua New Guinea for the World Bank Safeguards Review. In Annual World Bank Conference on Land and Poverty (pp. 1-23).

Cernea, M. M. 2008. IRR: An operational risks reduction model for population resettlement. Hydro Nepal: Journal of Water, Energy and Environment, 1, 35-39.

Handoko, W., Sulaiman, A. I., & Akbar, A. A. S. 2014. Komunikasi Partisipatif dalam Proses Pembagunan Bendungan Matenggeng Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Komunikasi, 17 (2).

Hasan, M. 2014. Kh Alawy Muhammad Dan Peranannya Dalam Penyelesaian Peristiwa Waduk Nipah Tahun 1993 (Doctoral Dissertation, Uin Sunan Ampel).

Ina, Maulida. 2012. Persepsi Siswa Terhadap Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008 DI SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.

Peranto, S. 2015. Dinamika Konflik Kekerasan Pasca-Orde Baru. MASYARAKAT: Jurnal Sosiologi. 20:1.

Pranessy, L., Nurazi, R., & Anitasari, M. 2012. Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Bengkulu. Jurnal Ekonomi Dan Perencanaan Pembangunan (JEEP) Vol 04 No 03 .

Pujriyani, Dwi Wulan. 2013. Pengadaan Tanah dan Problem Permukiman Kembali: Skema Pemberdayaan untuk Perlindungan Masyarakat Terdampak. Jurnal Bhumi Nomor 40. ISSN 1412-730X.

Setianto, Suryawan. 2014. “Konflik Sosial dalam Pembangunan Infrastuktur SDA Kasus Waduk Jatigede”. Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum. 6 (3)

Suriadi, A. 2013. Alternatif Dasar Perhitungan Nilai Tanah untuk Pembangunan Waduk. Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum, 5(2).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.