PEMANFAATAN PRINSIP VALUE FOR MONEY DALAM PENENTUAN PRIORITAS PEMELIHARAAN JALAN NASIONAL DI PERKOTAAN (Studi Kasus Jalan Nasional di Kota Surabaya)

Arvian Zanuardi, Hitapriya Suprayitno, Herry Budianto

Abstract


Permasalahan keterbatasan anggaran mengakibatkan pemeliharaan jalan perlu ditentukan prioritasnya. Metode eksisting belum memastikan tercapainya efektivitas pembiayaan yang optimal karena tidak disertai pengukuran nilai nyata. Studi ini bertujuan memanfaatkan prinsip value for money sebagai alternatif penentuan prioritas pemeliharaan jalan yang dilandasi analisa ekonomi secara obyektif. Urgensi studi didukung kebijakan implementasi value for money dalam penyelenggaraan jalan. Metode studi adalah pemodelan dan simulasi. Analisa menggunakan pengukuran tingkat efektivitas pembiayaan yang ditunjukkan dengan nilai cost effectiveness ratio. Pengukuran dilakukan pada variable money (biaya konstruksi, perencanaan, pengawasan, dan administrasi) dan variabel value (penghematan biaya operasional kendaraan, nilai waktu perjalanan, kecelakaan, dan penanganan polusi). Obyek studi dibatasi pada jalan nasional bukan jalan tol di wilayah kota Surabaya. Hasil studi dinyatakan sebagai urutan prioritas ruas jalan yang mampu mencapai nilai manfaat terbesar dengan biaya pemeliharaan paling efisien. Simulasi model mendapatkan urutan tertinggi rasio cost effectiveness pada Jl. Layang Wonokromo (36,29). Berdasarkan komparasi model dengan Rank Similarity Analysis, diketahui tingkat akurasi model eksisting dalam pencapaian efektivitas pembiayaan sebesar 71,5%. Oleh karena itu, implementasi model ini layak dipertimbangkan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam perencanaan pemeliharaan jalan. Selain itu juga memberikan pengayaan terhadap model implementasi value for money dalam penyelenggaraan jalan maupun untuk konteks yang lebih luas.

 Katakunci:Value for Money, ruas jalan prioritas, pemeliharaan jalan, efektivitas pembiayaan, pemodelan dan simulasi


References


Anggadini, Sri Dewi. 2012. Pengaruh Value For Money Terhadap Kualitas Pelayanan Publik. Jurnal Riset Akuntansi. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.

Ardila, Isna dan Ayu A. Putri. 2015. Analisis Kinerja Keuangan dengan Pendekatan Value for Money pada Pengadilan Negeri Tebing Tinggi. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis, Vol. 15 (1) Maret 2015: 78-85.

Baker, Jock, Ester Dross, Valsa Shah, dan Polastro Riccardo. 2013. Study: How to Defne and Measure Value for Money in the Humanitarian Sector. Swedia : International Development Cooperation Agency Press.

Bazzi, Alessandro. 2013. Editorial of the Open Journal on Modelling and Simulation. Open Journal of Modelling and Simulation, Vol. 1 (2013): 25-26.

Darwin, Marcelo, Cledan Mandri P., Schuyler H., dan Jordan Z.S. 2016. An Alternative Approach to Project Selection: The Infrastructure Prioritization Framework. Working Paper of the World Bank Public Private Partnership Group. Washington DC : World Bank PPP Group. (tidak dipublikasikan)

Ferina, Ika Sasti dan Fika Arista. 2013. Penilaian Kinerja dengan Menerapkan Indikator Value for Money pada Kantor Pertanahan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2009-2011. Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya, Vol. 11 (21) Maret 2013 : 33-50.

Hakim, Muhammad L. 2015. Studi Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Pemeliharaan Jalan Kota di Kota Surabaya. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, Vol. 3 (1) April 2015.

Indonesia Infrastructure Initiative (INDII). 2014. Transforming Indonesian’s Roads. Jurnal of the Indonesia Infrastructure Initiative : Prakarsa, issue 19, Oktober 2014.

Kusdiantoro, Irvan, Ary Setyawan dan Syafi’i. 2014. Pengaruh Kerusakan Jalan terhadap Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor (Studi Kasus : Jalan Kartosuro-Klaten). Jurnal Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret, Vol. 2 (2) November 2014.

Mbolian, Yorim, Jinca Yamin dan Tahir Kasnawi. 2014. Tingkat Kerusakan Jalan sebagai Dasar Kebijakan Penanganan Pemeliharaan Prasarana Jalan Kabupaten Banggai Kepulauan. E-Jurnal Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Vol. 1 (2014).

Munggarani, A. Arifah. 2017. Kajian Faktor-Faktor Penyebab Kerusakan Dini Perkerasan Lentur dan Pengaruhnya terhadap Biaya Penanganan. Jurnal Infrastruktur, Vol. 2 (1) April 2017: 9-18.

Prokopowicz, Adam K. 2014. The Value for Money for Transport Infrastructure Projects and Its Marketing Components – Conceptual Thoughts and Reflections. Journal of Management and Business Administration. Central Europe, Vol. 22 No. 4 (127) : 179-193.

Ramachandra, T.V. dan Shwetmala. 2012. Decentraliced Carbon Footprint Analysis for Opting Climate Change Mitigation Strategies in India. Elsevier Journal : Renewable and Sustainable Energy Reviews, 16 (2012) : 5820-5833.

Saputro, D.A. 2014. Penentuan Pemeliharaan Jalan dengan Menggunakan Metode Bina Marga (Studi Kasus: Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang). Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik-Sistem, Vol. 10 (2) 2014.

Suprayitno, Hitapriya. 2014. Metode Penilaian Kualitas Jaringan Jalan Utama di Wilayah Kabupaten. Disertasi pada Jurusan Teknik Sipil. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.

Wilson, David P., Braedon Donald, Andrew J. Shattock, David Wilson, dan Nicole F. Hurt. 2015. The Cost Effectiveness of Harm Reduction. International Journal of Drug Policy, Vol. 26 (2015) : 5-11.

Yuwono, Bambang E., Dewi Rintawati, Supriyono dan Setiawan Sentosa. 2013. Pengaruh Tingkat Kerusakan Jalan terhadap Biaya Pemeliharaan dan Biaya Kemacetan. Jurnal Eco Rekayasa, Vol. 9 (2) September 2013: 91-101.

Peraturan Pemerintan Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan.

Peraturan Pemerintah Nomor 34 tentang Jalan.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan.

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Pengendalian Pencemaran Udara di Daerah.

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 13 Tahun 2011 tentang Ganti Kerugian Akibat Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup.

Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 290/KPTS/M/2015 tentang Penetapan Ruas Jalan menurut Statusnya sebagai Jalan Nasional.

NSPM Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum Nomor 018/BNKT/1990 tentang Tata Cara Penyusunan Program Pemeliharaan Jalan Kota.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.