ASPEK PRIORITAS PENANGANAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI PADA KAWASAN METROPOLITAN BANDUNG RAYA

Anita Vitriana

Abstract


ABSTRAK

Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia.  Terbatasnya lahan dan pesatnya pertumbuhan penduduk telah menyebabkan meningkatnya harga rumah, sehingga tidak semua orang mampu memiliki rumah dalam kondisi yang layak.  Permasalahan penyediaan rumah yang layak ini pun terjadi pada Kawasan Metropolitan Bandung Raya (MBR) yang merupakan kawasan perkotaan terbesar di Jawa Barat.   Jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada kawasan MBR saat ini mencapai angka 11,67% dari keseluruhan jumlah RTLH yang ada di wilayah Jawa Barat.  Kawasan MBR mencakup wilayah administrasi kota dan kabupaten, dengan dominasi aktivitas perkotaan.  Untuk mempercepat penanganannya, penelitian ini bermaksud untuk menyelidiki faktor berpengaruh pada RTLH di Kawasan MBR.   Indikator kelayakan hunian pada penelitian ini mengacu pada Permenpera No. 22/Permen/M/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Perumahan Rakyat yang mencakup 1) keselamatan bangunan, 2) menjamin kesehatan penghuninya dan 3) memenuhi kecukupan luas minimum.  Data diperoleh melalui pengumpulan data sekunder.  Teknik pengolahan data menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis korelasi Pearson dengan aplikasi SPSS.  Hasil menunjukkan bahwa terdapat empat faktor berpengaruh terhadap RTLH di MBR yaitu lantai tidak permanen, dinding non permanen, listrik non PLN dan tanpa sanitasi.   Berdasarkan ciri-ciri tersebut, disimpulkan bahwa kasus RTLH di wilayah MBR sebagian besar masih terjadi di kawasan yang bersifat perdesaan.

 

Kata Kunci: MBR, faktor berpengaruh, RTLH


References


Anofojie, A.E., O.A. Adeleye, and M.A. Kadiri. 2014. “Housing Quality Assessment in Selected Public Residential Estates in Amuwo-Odofin L.G.A, Lagos, Nigeria.” International Journal of Research In Earth & Environmental Sciences 2 (6): 7–16. http://www.ijsk.org/ijrees.html.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. 2015. Statistik Kesejahteraan Rakyat Jawa Barat 2014. Edited by Dyah Anugrah Kuswardani and Yayat Hidayat. Bandung: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.

https://jabar.bps.go.id/.———. 2016. Statistik Kesejahteraan Rakyat Jawa Barat 2015. Bandung: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.

———. 2017a. Statistik Kesejahteraan Rakyat Jawa Barat 2016. Bandung: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.

https://jabar.bps.go.id/.

———. 2017b. Statistik Kesejahteraan Rakyat

Jawa Barat 2017. Bandung: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.

Bonnefoy, Xavier. 2007. “Inadequate Housing and Health: An Overview.” International Journal of Environment and Pollution 30 (3/4): 411. doi:10.1504/IJEP.2007.014819.

Budihardjo, Eko. 1997. Lingkungan Binaan Dan Tata Ruang Kota. Yogyakarta: Andi.

Darda, Abubakar, Michael Ejugwu Owoicho, Dauda Dahiru, Corresponding Author, and Abubakar Darda. 2015. “The Provision of Infrastructure in Public Private Partnership Housing Estates by Private Estate Developers in Abuja.” Journal of Emerging Trends in Engineering and Applied Sciences (JETEAS) 6 (4): 267–72.

http://jeteas.scholarlinkresearch.com/articles/The Provision of Infrastructure in Public Private NEW.pdf.

Dinas Permukiman dan Perumahan. 2016. “Penyusunan Data Bidang Perumahan Di Kabupaten/Kota Dalam Rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Bidang Perumahan.” Bandung.

Dinas Perumahan dan Permukiman Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 2017. “Pedoman Pelaksanaan Bantuan Sosial Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni Perkotaan.” Bandung, Indonesia.

Direktorat Jenderal Keuangan. 2015. Peranan APBN Dalam Mengatasi Backlog Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Edited by Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Jakarta: Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. http://www.anggaran.depkeu.go.id/content/Publikasi/Kajian dan artikel/Kajian Peranan APBN dalam Mengatasi Backlog Perumahan.pdf.

Duflo, Esther, Sebastian Galiani, and Mushfiq Mobarak. 2012. “Improving Access to Urban Services for the Poor :” Edited by Jasmine Shah. Cambridge, Massachusetts. https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjRo66P5LLVAhXD6Y8KHWX0AIgQFggmMAA&url=https%3A%2F%2Fwww.povertyactionlab.org%2Fpublication%2Fimproving-access-urban-services-poor&usg=AFQjCNGUdrYXzc0FHQ_5Mo3-Rgj-C.

Firman, Tommy. 2000. “Rural to Urban Land Conversion in Indonesia during Boom and Bust Periods.” Land Use Policy 17 (January 2000): 13–20. doi:10.1016/S0264-8377(99)00037-X.

I, Rian Trikomala, Mardani Sebayang, and Mayesti Eka Putri. 2013. “Analisis Kebutuhan Rumah Layak Huni Di Kelurahan Pasir Pangaraian Kabupaten Rokan Hulu.” Student Paper Post Degree.

http://repository.unri.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/1250/JURNAL MAYESTI EKA PUTRI (NIM 0707134081).pdf?sequence=1.

King, Robin, Mariana Orloff, Terra Virsilas, and Tejas Pande. 2017. “Confronting the Urban Housing Crisis in the Global South: Adequate, Secure, and Affordable Housing Confronting the Urban Housing Crisis in the Global South.” Washingtong DC. https://www.wri.org/sites/default/files/towards-more-equal-city-confronting-urban-housing-crisis-global-south.pdf%0Ahttps://www.wri.org/sites/default/files/Confronting_the_Urban_Housing_Crisis.pdf%0Ahttps://www.wri.org/sites/default/files/towards-more-equ.

Mathur, Om Prakash. 2014. Urban Poverty in Asia. Edited by Armin Bauer, Jörn Brömmelhörster, and Florian Steinberg. Mandaluyong City: Asian Development Bank. https://www.adb.org/sites/default/files/publication/59778/urban-poverty-asia.pdf.

Noegroho, Noegi. 2011. “PENATAAN HUNIAN KUMUH PERKOTAAN DI ATAS TANAH ULAYAT : STUDI KASUS PADA KOTA PAYAKUMBUH , SUMATERA BARAT Pemerintah Dan Program Penataan Hunian Kumuh.” ComTech 2 (2): 618–26.

Pancawati, Septiana. 2013. “Improving Service Quality of Pubic Housing (Case Study of Rusunawa Implementation Program in Kudus, Central Java, Indonesia).” Kita-Kyoto.

Perda No. 12 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Pembangunan Dan Pengembangan Metropolitan Dan Pusat Pertumbuhan Di Jawa Barat. 2014.

Roebyantho, Haryati, and Nunung Unayah. 2014. “Implementasi Kebijakan Penanggulangan Kemiskinanmelalui Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ), Di Kota Garut , Provinsi Jawa Barat.” Sosio Konsepsia 4 (1): 311–30.

Sheng, Yap Kioe. 2014. “Challenges of Peri-Urbanization in the Asia-Pacific Region Yap Kioe Sheng.” In International Policy Workshop on Rural-Urban Poverty Linkages, 1–17. Zhejiang Province, China.

“The Habitat Agenda : Instanbul Declaration of Human Settlement.” 2010. https://unhabitat.org/wp-content/uploads/2014/07/The-Habitat-Agenda-Istanbul-Declaration-on-Human-Settlements-20061.pdf.

UN Habitat. 2015. “Habitat III Policy Paper Framework.” www.habitat3.org.

United Nations. 2017. New Urban Agenda. Conference on Housing and Sustainable Urban Development (Habitat III). doi:ISBN: 978-92-1-132757-1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.