DAMPAK SOSIAL EKONOMI PEMBANGUNAN TANGGUL PANTAI DI TELUK JAKARTA DAN STRATEGI MITIGASINYA

Andi Suriadi

Abstract


Bencana banjir yang sering terjadi di wilayah Teluk Jakarta selain karena tingginya debit air dari hulu, rob, dan penurunan tanah. Salah satu upaya untuk mengatasi banjir tersebut adalah dengan pembuatan tanggul pantai. Permasalahannya adalah di sepanjang lokasi pembangunan tanggul sudah ada berbagai jenis aktivitas masyarakat sehingga menimbulkan dampak sosial ekonomi. Untuk itu, tulisan ini hendak mengetahui pihak yang terdampak, jenis dampak sosial ekonomi dan strategi mitigasi permasalahan yang muncul.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan melalui metode kajian literatur, wawancara mendalam, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak yang menerima dampak sosial ekonomi adalah warga yang bermukim di areal pembangunan, pelaku usaha di sektor perikanan, nelayan/pengguna kapal nelayan, dan pengusaha pasir/besi tua. Jenis dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan adalah perceived impact dan real impact. Sedangkan strategi mitigasi yang dilakukan adalah struktural dan nonstruktural. Untuk itu, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan beberapa dermaga/sandaran kapal serta kebijakan relokasi warga.     


Full Text:

PDF

References


Chandra K, Rangga dan Rima Dewi S. 2013. “Mitigasi Bencana Banjir Rob Jakarta Utara” Dalam Jurnal Teknik Pomits. 2 (1): 25 – 30.

Dewi, I. Komala dan Yossa Istiadi. 2016. “Mitigasi Bencana pada Masyarakat Tradisional dalam Menghadapi Perubahan Iklim di Kampung Naga Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya”. Dalam Jurnal Manusia dan Lingkungan. 23 (1): 129-135.

Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan, Provinsi DKI Jakarta. 2017. Keragaan Pelaku Usaha Sektor Kelautan dan Perikanan.

Ginting, Segel dan William M Putuhena. 2014. “Sistem Peringatan Dini Banjir Jakarta”. Dalam Jurnal Sumber Daya Air. 10 (1): 71-84.

Ginting, Segel; M. Farid; dan Syahril BK. 2015. “Pengembangan Peta Bahaya Banjir Berdasarkan Model Matematik Quasi 2 Dimensi”. Dalam Jurnal Teknik Sipil. 22 (3): 219-233.

Kholil dan Ita Yunita P. Dewi. 2014. “The Use of MDS (Multidementional Scaling) Method to Analyze the Level of Sustainability of Fisheries Recources Management in Thousand Island, Indonesia. Dalam International Journal of Marine Science. 4 (27): 245-252.

Manik, Jack M. dan M. Djen Marasebessy. 2010. “Tenggelamnya Jakarta dalam Hubungannya dengan Konstruksi Bangunan Beban Megacity”. Dalam Jurnal Makara Sains UI. 14 (1): 69-74.

Musaddun dan Putri. 2016. “Kajian Penyebab Kemiskinan Masyarakat Nelayan di Kampung Tambak Lorok”. Dalam Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota. 27 (1): 49-67.

Mustaqim, Ibnu. 2015. Dampak Reklamasi Pantai Utara Jakarta terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat (Tinjauan Sosiologis Masyarakat di Sekitaran Pelabuhan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara). (Skripsi). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Numitta, Arya R. 2017. Dampak Reklamasi terhadap Kualitas Air dan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Sekitar Kawasan Reklamasi Teluk Jakarta. (Tesis). Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Park, Soon – Yawl. 2015. “Social Conflicts and Hegemonic Articulation on the Saemangeum Reclamation Project in South Korea”. Dalam Jurnal Development and Society. 44 (1): 1-27.

PMU NCICD. 2017. Draft Road Map National Capital Integrated Coastal Development Terintegrasi dengan Pulau Reklamasi.

Pratiwi, Dyah A.G. 2012. Penerapan Metode Social Impact Assessment dalam Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Studi Kasus Pelaksanaan CSR di Artha Graha Peduli). (Tesis). Universitas Indonesia, Depok.

Prawira, Medhiansya P. dan Adjie Pamungkas. 2014. “Mitigasi Kawasan Rawan Banjir Rob di Kawasan Pantai Utara Surabaya”. Dalam Jurnal Teknik Pomits. 3 (2): 160-165.

Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Balitbang PUPR. 2017. Penelitian Kebijakan Pemanfaatan Lahan Pembangunan Tanggul Pantai. (Laporan Akhir).

Putuhena, William M. dan Segel Ginting. 2013. “Pengembangan Model Banjir Jakarta”. Dalam Jurnal Teknik Hidraulik. 4 (1): 63-78.

Ramadhanis, Zainab; Yudho Prasetyo; Bambang D. Yuwono. 2017. “Analisis Korelasi Spasial Dampak Penurunan Muka Tanah terhadap Banjir di Jakarta Utara”. Dalam Jurnal Geodesi Undip. 6 (3): 77-86.

Samsu. 2015. “Dampak Pembangunan Pembangunan Pesisir Pantai terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Kecamatan Abeli Kota Kendari”. Dalam Jurnal Al-Izzah. 10 (2): 114-129.

Sudirman, Asmayanti. 2018. Hubungan Reklamasi Pantai terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Kota Lasusua (Studi Kasus: Kelurahan Lasusua dan Desa Ponggiha). (Skripsi). Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Makassar.

Yuhanafia, Nurul dan Heri Andreas. 2017. “Pertambahan Estimasi Kerugian Ekonomi Akibat Banjir dengan Pengaruh Penurunan Tanah di Jakarta”. Dalam Gea Jurnal Pendidikan Geografi. 17 (2): 182-191.

Zulham, Armen. 2017. Perspektif Sosial Ekonomi Reklamasi dan Kebijakan. (Policy Brief). Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Badan Riset dan Sumber Daya Manusia, Kementerian Kelautan dan Perikanan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.