MITIGASI RISIKO MEMPERKUAT KESIAPSIAGAAN BENCANA DI SEMPADAN PANTAI KOTA PALU

Dessy Febrianty, Sarash Amalia Pridasari

Abstract


Memperkuat kesiapsiagaan bencana pasca tsunami di sempadan pantai Kota Palu adalah keharusan. Untuk itu, diperlukan rumusan mitigasi risiko sebagai cetak biru perkuatan kesiapsiagaan menghadapi bencana kedepan. Data korban jiwa dan data kondisi serta kerusakan bangunan digunakan acuan menaksir tingkat risiko bencana. Metode analisis faktor digunakan untuk menghitung indeks dan tingkatan risiko. Di antara 15 kelurahan yang berada di sempadan pantai, terdapat dua kelurahan berisiko sangat tinggi, dua kelurahan berisiko tinggi, dua kelurahan berisiko sedang, tiga kelurahan berisiko rendah, dan enam kelurahan berisiko sangat rendah. Strategi mitigasi untuk kelurahan dengan risiko sangat tinggi dan tinggi bersifat avoid-reduce. Strategi mitigasi bersifat reduce-share diterapkan pada kelurahan dengan risiko sedang dan rendah. Sementara itu, kelurahan dengan risiko sangat rendah dapat menerapkan strategi mitigasi bersifat share-accept. Mitigasi risiko terdiri dari rekomendasi secara struktural dan non struktural, yang keduanya dipayungi oleh kebijakan, sehingga dapat terintegrasi dan bersinergi.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.