FAKTOR-FAKTOR BERPENGARUH TERHADAP KEBERLANJUTAN SMART INFRASTRUKTUR PU MENDUKUNG KOTA PINTAR SEMARANG

Masmian Mahida

Abstract


Fasilitas publik pada program kota pintar yang merupakan implementasi Peraturan Walikota Semarang Nomor 26 Tahun 2018 salah satunya melalui penggunaan IT (information technology). Salah satu fasilitas publik menggunakan IT pada sektor lingkungan adalah Smart Infrastruktur PU yang merupakan sistem informasi pembangunan infrastruktur publik. Penulis melakukan penelitian penilaian terhadap status keberlanjutan sistem aplikasi Smart Infrastruktur PU ditinjau dari dimensi input, dimensi proses, dan dimensi output dengan tujuan untuk mengetahui faktor/atribut yang berpengaruh terhadap keberlanjutan sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif melalui penilaian cepat Rap-SIPU dengan analisis Multidimensional Scaling (MDS) dan didukung analisis RII. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan masukan terhadap strategi pengembangan aplikasi Smart Infrastruktur PU pada khususnya untuk Kota Semarang dan secara umum untuk nasional dalam mendukung perwujudan kota pintar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap status keberlanjutan aplikasi Smart Infrastruktur PU didominasi faktor teknologi dan tatakelolanya.

 

Kata Kunci :Keberlanjutan, Kota Pintar, Multidimensional Scaling, RII


Full Text:

PDF

References


Brannen, Julia.1992. Mixing Methods: Qualitative and Quantitative Research. Brookfield, USA: Avebury, Aldershot Publisher.

Chourabi, Hafedh, dkk. 2012. Understanding Smart Cities: An Integrative Framework. 45th Hawaii International Conference on System Sciences. IEEE Computer Society.

Cohen, B.2012.The top 10 smart cities on the planet, CoExist.

Cohen, Boyd.2014. The Smartest Cities In The World 2015: Methodology.

Davis WS. 1998. HIPO- Hierarchy Plus Input-Process-Output. The information system consultant’s handbook:Systems Analysis and Design. CRC, Florida.

Ericsson. 2014. The Networked Society City Index compares cities’ ICT maturity and their social, economic and environmental development. Stockholm : Ericsson AB.

Fauzi, A. dan S. Anna. 2005. Pemodelan Sumber Daya Perikanan dan Kelautan: untuk Analisis Kebijakan. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Komninos, N. 2009. Intelligent cities: Towards interactive and global innovation environments. International Journal of Innovation and Regional Development, 1(4).

Lee, Jung Hoon, Robert Phaa, dan Sang-Ho Lee. 2013.An integrated service-device-technology roadmap for smart city development. Journal of Technological Forecasting & Social Change

.

Lindskog, H. 2004. Smart communities initiatives. In Proceedings of the 3rd Is One World Conference (Las Vegas, NV, Apr 14-16).

Marsal-Llacuna, J. Colomer-Llina`s, dan J. Mele´ndez-Frigola.2014. “Lessons in urban monitoring taken from sustainable and livable cities to better address the Smart Cities initiative”. Technological Forecasting and Social Change.

Mahida, Masmian.2018. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Traffic Safety Di Daerah Rawan Bencana Rob (Studi Kasus : Banjir Rob Jalan Arteri Nasional Ruas Terboyo-Genuk, Kota Semarang). Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Volume 10 Nomor 2.

Marsal-Llacuna, J. dkk.2014. Lessons in urban monitoring taken from sustainable and livable cities to better address the Smart Cities initiative. Technological Forecasting and Social Change.

Megawati, Angraini, dan Beny Sukma Negara. 2017. Perancangan Panduan Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Universitas Islam Menggunakan IT Governance Framework. Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi, Vol. 3, No. 1.

Muñoz,José M. Hernández, dkk. 2011. Smart Cities at the Forefront of the Future Internet. Journal of the Future Internet Assembly.

Pitcher T. J. 1999. Rapfish : A Rapid Appraisal Technique for Fisheries and Its Application to The Code of Conduct for Responsible Fisheries. FAO UN. Rome.

Pitcher, Tony J dan David Preikshot. 2001. Rapfish: a rapid appraisal technique to evaluate the sustainability status of fisheries. Journal of Fisheries Research.

Rembet NWJ, Unstain, Boer M, Bengen DG., Fachrudin A. 2011. Status keberlanjutan Pengelolaan Terumbu Karang di Pulau Hogow dan Putus-putus Sulawesi Utara. Jurnal Perikanan dan Keluatan Tropis, 3(7).

Rubinstein,R.Y. 1981. Simulation and the Monte Carlo Method. New York: John and Sons Ltd.

Sideridis dan C. Z. Patrikakis (Eds.). 2009. Next Generation Society: Technological and Legal Issues. Proceedings of the Third International Conference, e-Democracy 2009.Berlin, Germany: Springer.

Washburn, D., Sindhu, U., Balaouras, S., Dines, R. A., Hayes, N. M., & Nelson, L. E. 2010.Helping CIOs Understand “Smart City” Initiatives: Defining the Smart City, Its Drivers, and the Role of the CIO. Cambridge, MA: Forrester Research, Inc.

Zachawerus, Josanty dan Anton Soekiman. 2018. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesuksesan Pelaksanaan Proyek Jalan Nasional di Maluku Utara. Jurnal Infrastruktur 4(1). Bandung: Universitas Parahyangan.

Zanella, Andrea dan Lorenzo Vangelista.2014.Internet of Things for Smart Cities. IEEE Internet of Things Journal, Vol. 1, No. 1.

Zhang,Sihou. 2017. The role of information and communication technology for smart city development in China. Master’s thesis. Faculty of Information Technology. Tallinn University of Technology.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.