PENANGANAN RESIKO DALAM PENGELOLAAN IRIGASI DARI PERSPEKTIF KULTURAL DI SUBAK DEMAN, TABANAN, BALI

Dicky Fransisco Simanjuntak

Abstract


Salah satu sistem irigasi lokal yang dikelola di Bali yaitu subak Deman berada di bawah tekanan kelangkaan air. Sebagian besar literatur tentang pengelolaan irigasi fokus pada bagaimana aktor mengatasi hal tersebut; namun hanya sedikit literatur yang menekankan pada praktik pengelolaan irigasi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana praktik pengelolaan irigasi dalam sistem subak dilakukan dalam menghadapi resiko eksternal kelangkaan air. Penelitian ini menganalisis praktik pengelolaan irigasi di subak Deman menggunakan teori kultural Neo-Durkheimian yang dikemukakan oleh Mary Douglas dengan mempelajari praktik pengelolaan irigasi dan mewawancarai para aktor tentang cara mereka mengelola sistem irigasi. Dengan melakukan itu, penelitian ini menjelaskan bagaimana praktik pengelolaan irigasi di subak Deman dilakukan dari perspektif kultural. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat empat tipologi kultural dalam praktik pengelolaan irigasi di subak Deman, yaitu hierarki, egalitarianisme, individualisme, dan isolasi. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan di subak Deman, Tabanan, Bali, Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi pada perkembangan literatur tentang pengelolaan irigasi dari perspektif kultural.

Kata Kunci: pengelolaan air-praktik sosial-teknikal-penanganan resiko-subak


Full Text:

PDF

References


Blaikie, P. (2006). Is small really beautiful? Community-based natural resource management in Malawi and Botswana. World development, 34(11), 1942-1957. doi:10.1016/j.worlddev.2005.11.023

Budiasa, I. W., Setiawan, B. I., Kato, H., Sekino, N., & Kubota, J. (2015). The role of the Subak system and tourism on land use changes within the Saba watershed, Northern Bali, Indonesia. J ISSAAS, 21(2), 31-47.

Cole, S., & Browne, M. (2015). Tourism and Water Inequity in Bali: A Social-Ecological Systems Analysis. Human Ecology, 43(3), 439–450. doi:10.1007/s10745-015-9739-z

Jansen, K., & Vellema, S. (2011). What is technography?. NJAS-Wageningen Journal of Life Sciences, 57(3), 169-177.

Lansing, J. S., Thurner, S., Chung, N. N., Coudurier-Curveur, A., Karakaş, Ç., Fesenmyer, K. A., & Chew, L. Y. (2017). Adaptive self-organization of Bali’s ancient rice terraces. Proceedings of the National Academy of Sciences, 114(25), 6504-6509.

Lanya, I., Subadiyasa, N. N., Sardiana, K., & Adi, G. P. R. (2015). Numerical classification, Subak zoning and land transfer function rice field in the Province of Bali based on Remote Sensing and GIS. Procedia Environmental Sciences, 24, 47-55.

Lorenzen, S., & Lorenzen, R. P. (2005, August). A case study of Balinese irrigation management: institutional dynamics and challenges. In Second Southeast Asia Water Forum. Nusa Dua, Bali.

Nicolini, D. (2011). Practice as the Site of Knowing: Insights from the Field of Telemedicine. Organization Science, 22(3), 602–620. doi:10.1287/orsc.1100.0556

Rao, K. V. G. K., Bower, R. C., Gaur, A., & Visvanatha, N. A. (1998, October). Tertiary level irrigation system management in the Chambal command by water user association. In Modernization of irrigation system operations: proceedings of the fifth IT IS network international meeting, Aurangabad (pp. 28-30).

Ricks, J. I. (2016). Building participatory organizations for common pool resource management: Water user group promotion in Indonesia. World Development, 77, 34-47. doi: 10.1016/j.worlddev.2015.08.014

Roth, D. (2011). The subak in diaspora: Balinese farmers and the subak in South Sulawesi. Human ecology, 39(1), 55-68. doi::10.1007/s10745-010-9374-7.

Salamanca, A.M., A. Nugroho, M. Osbeck, S. Bharwani and N. Dwisasanti (2015), "Managing a living cultural landscape: Bali's subaks and the Unesco World Heritage Site". SEI Project Report 2015-15.

Sinclair, A. J., Kumnerdpet, W., & Moyer, J. M. (2013, February). Learning sustainable water practices through participatory irrigation management in T hailand. In Natural Resources Forum(Vol. 37, No. 1, pp. 55-66). doi:10.1111/1477-8947.12012

Spiertz, H. L. J. (1991). The transformation of traditional law: a tale of people's participation in irrigation management on Bali. Landscape and Urban Planning, 20(1-3), 189-196.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.