TINGKAT KERAMAHAN DALAM KEMUNGKINAN PENERAPAN TRANSPORTATION DEMAND OMOTENASHI (TDO) DI KAWASAN PUSAT KOTA MALANG

Imma Widyawati Agustin

Abstract


Kawasan Malang Olimpic Garden (MOG) adalah salah satu bagian dari pusat kota di Kota Malang yang mempunyai
karakteristik unik karena merupakan kawasan cagar budaya berdasarkan Rencana Detail Tata Ruang Kota Malang pasal
37 ayat 1 tahun 2011 dan mempunyai fungsi sebagai pusat perdagangan dan jasa sehingga memiliki pergerakan yang
besar dan kepadatan lalu lintas yang tinggi terutama pada peak hour. Selain itu, kawasan ini dijadikan sebagai tempat
kegiatan Car Free Day dan Pasar Minggu setiap hari Minggu. Lokasi penelitian meliputi 5 koridor jalan (Jalan Semeru,
Jalan Kawi, Jalan Tenes, Jalan Tangkuban Perahu, dan Jalan Bromo). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji
kemungkinan penerapan Transportation Demand Omotenashi (TDO) di kawasan MOG. TDO merupakan salah satu konsep
Transportation Demand Management (TDM) yang menonjolkan keunikan kawasan berdasarkan konsep hospitality
yang meliputi aspek keramahan, kehangatan, dan kekeluargaan. Penelitian ini menggunakan aspek keramahan karena
parameternya yang mudah diukur yaitu jalan dan jalur pejalan kaki, serta kepuasan penumpang terhadap pelayanan
angkutan umum. Analisis yang digunakan meliputi : 1)analisis kinerja jalan dan jalur pejalan kaki, 2) analisis Customer
Satisfaction Index untuk menganalisis kepuasan penumpang terhadap angkutan umum serta 3) Analytic Hierarchy
Process (AHP) untuk pembobotan parameter dan mengukur tingkat keramahan masing-masing variabel. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa aspek keramahan kawasan MOG bernilai 1,92 berdasarkan interval 0 sampai 3 (termasuk kategori
cukup ramah). Strategi pengembangan untuk meningkatkan keramahan kawasan yaitu perbaikan manajemen lalu lintas
dan parkir (penerapan jalan satu arah, pembatasan kendaraan, serta pengurangan kecepatan, perbaikan pelayanan
angkutan umum, peningkatan kualitas jalur pejalan kaki, penyediaan fasilitas-fasilitas pendukung, serta monitoring dan
evaluasi).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.