ANALISIS KESEDIAAN MEMBAYAR BIAYA OPERASIONAL-PEMELIHARAA N INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN PADA MASYARAKA T DI KAWASAN KUMUH (Studi Kasus : Permukiman Pampang dan Lette, Makassar)

Arvian Zanuardi, Reinita Afif Aulia

Abstract


Upaya merealisasikan Indonesia bebas kumuh masih terkendala oleh banyak tidak terpenuhinya keberlangsungan
program penanganan. Kawasan yang telah ditata berpotensi kumuh kembali akibat infrastruktur yang tidak berfungsi
optimal atau rusak. Partisipasi masyarakat dalam mendukung biaya operasional-pemeliharaan (OP) dirasakan perlu
guna menjamin keberlanjutan pelayanan sarana prasarana permukiman yang ada. Penelitian ini bertujuan menganalisis
kesediaan masyarakat dan faktor prediktor yang mempengaruhinya dalam partisipasi iuran bulanan biaya OP
infrastruktur permukiman. Studi kasus dilakukan di kawasan kumuh Pampang dan Lette yang ada di kota Makassar.
Metode yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesediaan
membayar (WTP) masyarakat masih kurang dengan rata-rata nilai WTP hanya sebesar Rp. 9.404,75/KK (Pampang)
dan Rp. 6.634,62/KK (Lette). Faktor yang mempengaruhi tingkat kesediaan membayar tersebut adalah pendapatan
(koef. +924,127), kepemilikan modal dan penunjang ekonomi (koef, -2.377,269), serta kesadaran masyarakat tinggal di
permukiman kumuh (koef. +1.754,219). Meski dari sepuluh variabel pediktor yang dianalisis hanya tiga yang signifikan
pengaruhnya, tingkat kolinearitas dalam model analisis masih ditoleransi.


Kata Kunci : penanganan kumuh, keberlanjutan, kesediaan membayar (WTP), biaya operasional-pemeliharaan, analisis
regresi, variabel prediktor


References


Afifah, Kurniasih Nur. 2013. Analisis Willingness To

Pay Jasa Lingkungan Air untuk Konservasi di

Taman Wisata Alam Kerandangan Kabupaten

Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Tesis untuk Gelar di Magister Ilmu Lingkungan.

Semarang : Universitas Diponegoro.

Apriliana, M. Iqbal dan Heru Purboyo HP. 2013.

Analisis Pembiayaan Air Minum Masyarakat

yang memanfaatkan Sumber Mata Air dalam

Pemenuhan Kebutuhan Air Domestik di Desa

Wangunsari, Kecamatan Lembang, kabupaten

Bandung Barat. Jurnal Perencanaan Wilayah

dan Kota B SAPPK Vol. 2 No. 1 : 65-72.

Gil, Jose M. 2014. The Role Experimental Economics

in Food Consumer Analysis. Preprint to appear

in Smart AgriMatic International Conference.

Barcelona, Spain : The Center for Agro-food

Economy and Development.

Hadriyanto, Dicky. 1996. Peremajaan Permukiman

dengan Pendekatan Pembangunan yang

Bertumpu pada Masyarakat sebagai Alternatif

Penanganan Permukiman Kumuh. Jurnal

Perencanaan Wilayah dan Kota 22 : 58-75.

Hasanuddin, Bani P. 2014. Implementasi Revitalisasi

Permukiman Kumuh di Kota Makassar. Skripsi

untuk Sarjana Fakultas Hukum. Makassar :

Universitas Hasanuddin.

Hidayat, Dedi dan Sri Maryati. 2015. Willingness

To Pay (WTP) Masyarakat terhadap Sistem

Pengelolaan Limbah Domestik Terpusat di

Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin.

Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota B

SAPPK 4 (2) : 273-283.

Hutagalung, Suparjo dan Teti Armiati A. 2013.

Efektivitas Program Perbaikan Infrastruktur

Lingkungan PNPM Mandiri dalam

Meningkatkan Partisipasi Masyarakat. Studi

Kasus : RW 15 Kelurahan Tamansari. Jurnal

Perencanaan Wilayah dan Kota B SAPPK 1 (2)

: 229-237.

Musthofa, Zaini. 2011. Evaluasi Pelaksanaan

Program Relokasi Permukiman Kumuh,

Studi Kasus Program Relokasi Permukiman

di Kelurahan Pucangsawit Kecamatan Jebres

Kota Surakarta. Skripsi untuk Gelar Sarjana

Perencanaan Wilayah dan Kota. Surakarta :

Universitas Sebelas Maret.

Noegroho, Noegi. 2012. Partisipasi Masyarakat

dalam Penataan Permukiman Kumuh di

Kawasan Perkotaan : Studi Kasus Kegiatan

PLP2K-BK di Kota Medan dan Kota

Payakumbuh. Prosiding ComTech 3 (1) : 23-

Prasetyo, Nugroho Joko. 2012. Faktor-Faktor

yang Mempengaruhi Willingness To Pay

Perbaikan Kualitas Lingkungan Desa-Desa

Wisata di Kabupaten Sleman Paska Erupsi

Merapi. Skripsi untuk Gelar Sarjana Ekonomi.

Yogyakarta : Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta.

Prasmatiwi, Fembriarti Erry, Irham, Any Suryantini

dan Jamhari. 2011. Kesediaan Membayar

Petani Kopi untuk Perbaikan Lingkungan.

Jurnal Ekonomi Pembangunan 12 (2): 187-

Randy, Muhammad. 2013. Identifikasi Kemampuan

dan Kemauan Membayar Sewa Masyarakat

Berpenghasilan Rendah terhadap Rumah

Susun Sederhana Sewa dan Faktor-Faktor

yang Mempengaruhinya. Jurnal Perencanaan

Wilayah dan Kota 24 (2): 95-108.

Rianti, Afni, Kodrat Wibowo dan Ferry Hadiyanto.

Kemampuan dan Kemauan Membayar

Pasien terhadap Pelayanan Rawat Inap RSUD

dr. Rasidin Padang. E-jurnal koleksi pustaka

Unpad. Bandung : Universitas Padjajaran.

Sunarjito dan Wibowo, Andreas. 2014. Estimasi

Willingness To Pay Pekerja Konstruksi

Gedung Membayar Asuransi Keselamatan

dan Kesehatan Kerja (K3) dan Faktor yang

Jurnal Sosek Pekerjaan Umum, Vol.8 No.1, April 2016, hal 37 - 49

Mempengaruhinya. Jurnal Teknik Sipil 21 (1):

-56.

Tambunan, Ridho Adiputra. 2014. Peran PDAM

dalam Pengelolaan Bahan Air Baku Air Minum

sebagai Perlindungan Kualitas Air Minum di

Kota Yogyakarta. Jurnal Ilmiah di Repositori

Universitas Atma Jaya.

Tania, Casandra, Marthen Welly, dan Andreas Hari

Mulyadi. 2011. Willingness To Pay Study :

Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida

Kabupaten Klungkung, Bali. Bali : Pemda Kab.

Klungkung dan Coral Triangle Center (CTC).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.