ALTERNATIF DASAR PERHITUNGAN PEMBERIAN TUNJANGAN KEHILANGAN PENDAPATAN WARGA TERKENA DAMPAK PEMBANGUNAN WADUK

M. Andri Hakim, Andi Suriadi

Abstract


Terbitnya berbagai peraturan yang terkait dengan penanganan masalah sosial warga yang terkena dampak pembangunan
infrastruktur membawa implikasi terhadap perlunya pemberian uang santunan, khususnya tunjangan kehilangan
pendapatan. Permasalahannya adalah dasar apa yang digunakan dan bagaimana cara menghitung jumlah tunjangan
kehilangan pendapatan agar warga tetap dapat hidup layak di lokasi yang baru. Untuk itu, tulisan ini menawarkan dasar
perhitungan berupa biaya kebutuhan hidup terhadap warga terkena dampak di lokasi pembangunan Waduk Jatigede
(Jawa Barat) dan analisis usaha tani di lokasi pembangunan Jabung Ring Dike (Jawa Timur). Untuk mendapatkan hasil
perhitungan, dilakukan survei multistratified random sampling secara proporsional. Data dianalisis menggunakan
statistik deskriptif dengan bantuan SPPS. Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan hidup per kepala keluarga
Rp 1.382.483,00 – Rp 2.202.614,00 per bulan serta analisis usaha tani Rp 4.487.892,00 - Rp 16.006.790,00 per ha sekali
panen. Oleh karena itu, dibutuhkan kecermatan dan kearifan dalam menentukan jumlah santunan yang mengacu pada
kebutuhan dan kondisi usaha tani secara empiris dengan metode yang objektif. Dengan demikian, diharapkan di satu
sisi warga yang terkena dampak tingkat kehidupannya tidak semakin terpuruk, tetapi di sisi lain penggunaan keuangan
negara juga menjadi lebih efektif.


Kata Kunci : santunan, kebutuhan hidup, usaha tani, Waduk Jatigede, Jabung Ring Dike, warga terkena dampak


References


Asian Development Bank (ADB). 2012. Involuntary

Resettlement Safeguards: A Planning and

Implementation Good Practice Sourcebook –

Draft Working Document.

Famuyiwa, Funlalo dan Modupe M. Omirin. 2011.

Infrastructure Provision and Private Land

Acquisition Grievances: Social Benefits and

Private Costs. Dalam Journal of Sustainable

Development 4. (6) 6: 169 – 180.

Isyanto, Agus Yuniawan. 2012. Faktor-faktor

yang Berpengaruh terhadap Produksi

pada Usahatani Padi di Kabupaten Ciamis.

Cakrawala Galuh I. (8).

Okada, Heniko dan Arvian Zanuardi. 2015. Model

Penentuan Komponen Kerugian Non Fisik

dalam Pengadaan Tanah Pembangunan Jalan.

Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum 7 (1)

: 1 -13.

Omar, Ismail dan Mazlam Ismail. 2009. Kotaka’s

Model in Land Acquisition for Infrastructure

Provision in Malaysia. Journal of Financial

Management of Property and Construction 14.

(3) : 194 - 207.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi

No. 13 Tahun 2012 tentang Komponen dan

Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan

Hidup Layak.

Peraturan Presiden No. 1 Tahun 2015 tentang

Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan

Pembangunan Waduk Jatigede

Puslitbang Sosekling, Balitbang Kementerian PU.

a. Laporan Advis Validasi Kebutuhan

Biaya Hidup Warga di Sekitar Waduk Jatigede.

Puslitbang Sosekling, Balitbang Kementerian PU.

b. Laporan Advis Validasi Kebutuhan

Biaya Hidup Warga di Sekitar Waduk Jatigede

Perhitungan Biaya Konversi Garapan di Tanah

Negara Pembangunan Jabung Ring Dike

(Tuban – Lamongan, Jawa Timur).

Shan, Yusia dan Fangzhou Xia. 2015. The Experience

of Foreign Land Readjusment for China’s

Construction Land Consolidation. Asian

Agriculture Research 7 (7) : 68 – 70.

Sudjatmiko, Bambang dan Andi Suriadi. 2010.

Faktor-faktor Penghambat Proses Pengadaan

Tanah Jalan Tol: Studi Kasus pada Penggantian

Tanah Kawasan Hutan Ruas Ungaran – Bawen

Kab. Semarang, jawa Tengah. Jurnal Sosial

Ekonomi Pekerjaan Umum 2(3) : 177 -185.

Suriadi, Andi dan Andri Hakim. 2013. Alternatif

Dasar Perhitungan Nilai Tanah untuk

Pembangunan Waduk. Jurnal Sosial Ekonomi

Pekerjaan Umum 5 (2) : 97 -109.

Yanti, dkk. 2013. Dampak Kebijakan Pembangunan

Jembatan Suramadu terhadap Sosial

Ekonomi Masyarakat dalam Pengembangan

Wilayah Jembatan Suramadu: Studi di Desa

Sukolilo Barat Kecamatan Labang Kabupaten

Bangkalan. Jurnal Administrasi Publik (JAP)1

(2) .

Zhang, Yangjing dan Ruiping Ran. 2011. The

Analysis of Land Expropriation Compensation

Based on Non-Market Value of Cultivated Land

Resources. Journal of Agricultural Science 3

(1) : 233 – 238.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.